Beranda > JALAN-JALAN > Negeri di Atas Awan Ternyata Ada

Negeri di Atas Awan Ternyata Ada


KATABERITA – Pernahkah Anda mendengar ada negeri di atas awan? Hal itu tampaknya benar. Dan negeri di atas awan tersebut adalah Di Civita Bagnoregio. Bagaimana situasi dan kondisinya?

Di Civita Bagnoregio merupakan sebuah kota di Provinsi Viterbo Italia Tengah, sebuah frazione dari Comune dari Bagnoregio, 2 km (sekitar 1 mil). Lokasinya sekitar 145 km (90 mil) di utara Roma.

Lokasi ini didirikan oleh Etruria lebih dari dua ribu lima ratus tahun yang lalu, tetapi telah melihat penduduknya berkurang menjadi hanya lima belas penduduk selama abad ke-20.

Civita adalah tempat kelahiran Santo Bonaventura, lahir pada tahun 1274. Lokasi rumah masa kanak-kanaknya telah lama sejak jatuh dari tepi tebing. Pada abad ke-16 Civita mulai menurun, menjadi bayangi oleh pinggiran Bagnoregio semula.

Pada akhir abad ke-17, uskup dan pemerintah kota terpaksa pindah ke Bagnoregio akibat gempa bumi besar, mempercepat penurunan kota tua itu. Pada waktu itu wilayah tersebut merupakan bagian dari Negara-negara Kepausan.

Di lokasi abad ke-19 Civita adalah berubah menjadi sebuah pulau dan laju erosi dipercepat sebagai lapisan tanah liat di bawah batu itu sampai di daerah dimana jembatan saat ini berada. Bagnoregio terus sebagai kota kecil tapi makmur, sementara Civita dikenal sebagai il Paese che muore (dalam bahasa Italia: “kota mati”). Civita baru-baru ini telah mengalami kebangkitan wisata.

Kota ini terkenal karena posisi yang mencolok di puncak dataran tinggi tuf vulkanik rapuh menghadap lembah sungai Tiber, dalam bahaya kehancuran konstan sebagai ujungnya jatuh, meninggalkan bangunan yang didirikan di dataran tinggi runtuh.

Pada 2004, ada rencana untuk memperkuat dataran tinggi dengan batang baja untuk mencegah kerusakan geologi lebih lanjut. Kota ini juga banyak dikagumi karena arsitekturnya, beberapa rentang beberapa ratus tahun. Di Civita Bagnoregio berutang banyak kondisi tidak berubah untuk isolasi relatifnya: kota mampu menahan intrusi sebagian besar modernitas serta kehancuran yang dibawa oleh dua perang dunia. Populasi hari ini bervariasi dari sekitar 12 orang di musim dingin untuk lebih dari 100 di musim panas.

Kota ini ditetapkan pada 2006 oleh World Watch List Monumen Fund dari Endangered 100, karena ancaman erosi.(nuh/unik)

Kategori:JALAN-JALAN
  1. briyan agustral
    16 September 2011 pukul 05:01

    wah mantap bener ne negri,,,,
    ku juga penn banget pergi ke negri di atas awan…..

  2. 28 Januari 2013 pukul 22:33

    samaaa , mau kesanaaaa ihhh .. pasti keren banget

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: